Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Februari 2012

Keg. Bulan  Rabiul Awwal : Melaksanakan Acara Maulid Rasul uantuk mengharap syafaatnya di dunia dan di akherat kelak.

Selasa, 03 Mei 2011

DELAPAN DIRHAM

Delapan Dirham

Rasulullah pagi itu sibuk memperhatikan bajunya dengan cermat. baju satu-satunya dan itupun ternyata sudah usang. baju yang setia menutup aurat beliau. meringankan tubuh beliau dari terik matahari dan dinginnya udara. Baju yang tidak pernah beristirahat.

Tetapi beliau tak mempunyai uang sepeser pun. Dengan apa beliau harus membeli baju? Padahal baju yang ada sudah waktunya diganti. Rasulullah sebenarnya dapat saja menjadi kaya mendadak, bahkan terkaya di dunia ini. Tapi sayang, beliau tak mau mempergunakan kemudahan itu. Jika beliau mau, Allah dalam sekejap bisa mengubah gunung dan pasir menjadi butir-butir emas yang berharga. Beliau tak sudi berbuat demikian karena kasihnya kepada para fakir yang papa. Siapakah yang akan menjadi teladan jika bukan beliau..? Contoh untuk menahan derita, menahan lapar dan dahaga, menahan segala coba dan uji Allah dengan kesabaran. Selalu mensyukuri nikmat Allah berapa pun besarnya. Siapa lagi kalau bukan beliau yang menyertai umatnya dalam menjalani iradat yang telah ditentukan Allah. Yaitu kehidupan dalam jurang kedukaan dan kemiskinan. Siapa pula yang harus menghibur mereka agar selalu bersabar dan rela dengan yang ada selain beliau? Juga siapa pula yang harus menanamkan keyakinan akan pahala Allah kelak di akhirat jika bukan beliau?

Yah,...hanya beliaulah yang mampu menjalankan berbagai hal diatas. benar,...baliaulah satu-satunya manusia yang mendapatkan amanat dari Allah untuk semua umat manusia. Tugas yang lebih murni dan mulia daripada intan berlian serta butiran emas yang lain. Lebih halus dari sutera serta lebih indah dari segala keindahan yang dikenal manusia di dunia ini. lebih megah dari segala kedudukan dan derajad kehidupan manusia yang katanya sudah megah.

"Semua itu hanyalah merupakan kesenangan dunia sedang di sisi Allah yang paling baik dan sebaik-baik tempat kembali"

Perjuangan itu tidak mudah. bahkan sangat berat bagi beliau. Menegakkan yang hak hanya dapat dicapai dengan penuh keimanan dan kekuatan. sabar dalam menghadapi setiap malapetaka yang menimpa, bersyukur yang dilakukan dengan hati bersih. dalam keadaan bagaimanapun, baik dalam duka maupun suka, bersyukur dan keimanan harus selalu menyertai. Itulah pokok risalah yang dibawa Rasulullah saw.

Allah Maha Bijaksana, tidak akan membiarkan hamba-Nya terkasih kebingungan. Rasulullah diberinya rezeki sebanyak delapan dirham. Bergegas beliau melangkah ke pasar. Tentunya kita maklum. uang sekian itu dapat dibelikan apa. Apakah cukup untuk membeli makan, minum, serta pakaian penutup badan? Oleh sebab itu, bergembiralah hai para fakir dan miskin! Nabi kita, Muhammad saw telah memberikan contoh begitu jelas. Nabi yang kita cintai, hamba kesayangan Allah pergi ke pasar dengan uang sedikit seperti yang kita miliki. Tetapi nabi kita ini, hamba Allah yang di bumi bernama Ahmad, sedang dari langit bernama Muhammad dengan ridha pergi ke pasar berbekal uang delapan dirham untuk berbelanja. Manusia penuh nur dan inayah Allah yang dilahirkan di makkah. meskipun beliau miskin, beliau senang sekali hidup. beliau belum ingin mati meski kemiskinan menjerat setiap hari.

Di tengah perjalanan menuju pasar, beliau menemukan seorang wanita yang menangis. Ternyata wanita yang kehilangan uang. Segera beliau memberikan uangnya sebanyak dua dirham. Beliau berhenti sejenak untuk menenangkan wanita itu.

Rasulullah bergegas menuju ke pasar yang semakin ramai. Sepanjang lorong pasar banyak sekali masyarakat yang menegur beliau dengan hormat. Selalu menjawab dan memberikan salam yang mengingatkan akan kebesaran Allah semata. Beliau langsung menuju tempat di mana ada barang yang diperlukannya. Dibelinya sepasang baju dengan harga empat dirham. beliau segera pulang.

Di perjalanan beliau bertemu dengan seorang tua yang telanjang. Orang tersebut dengan iba memohon sepotong baju untuk dipakainya. Rasulullah yang memang pengasih itu tidak tahan melihat. Langsung diberikannya baju yang baru dibeli. Beliau kembali ke pasar utnuk membeli baju lagi seharga dua dirham. Tentu saja lebih kasar dan jelek kualitasnya daripada yang empat dirham. dengan gembira beliau pulang membawa bajunya.

Langkahnya dipercepat karena sengatan matahari yang semakin terik. Juga angin malam yang telah mulai berhembus pelan-pelan. Beliau tidak ingin kemalaman di jalan. Tak lama beliau melangkah ke luar pasar, ditemuinya lagi wanita yang menangis tadi. Wanita itu kelihatan bingung dan sangat gelisah. Rasulullah saw mendekat dan bertanya mengapa. Wanita itu ternyata ketakutan untuk pulang. Dia telah terlambat dari batas waktu, dan takut dimarahi majikannya jika pulang nanti. Rasulullah saw langsung menyatakan akan mengantarkannya.

Wanita itu berjalan yang diikuti Rasulullah saw dari belakang. Hatinya tenang karena Rasulullah saw pasti akan melindungi dirinya. Dia yakin majikannya akan memaafkan, karena kepulangan yang diantarkan oleh manusia paling mulia di dunia ini. Bahkan mungkin akan berterima kasih karena pulang membawa kebaikan bersama dengan kedatangan nabi dan rasul mereka. Mereka terus berjalan hingga sampai ke perkampungan kaum Anshari. Kebetulan saat itu yang ada hanyalah para isteri mereka.

"Assalamu'alaikum warahmatullah", sapa Rasulullah saw keras. Mereka semuanya diam tak menjawab. Padahal mereka mendengar. Hati mereka diliputi kebahagiaan karena kedatangan Nabi. Mereka menganggap salam Rasulullah saw sebagai berkah dan seperti lebaran saja. Mereka masih ingin mendengarnya lagi. Ketika tak terdengar jawaban, Rasulullah saw memberi salam lagi. Tetap tak terdengar jawaban. Rasulullah saw mengulang untuk yang ketiga kali dengan suara lantang, Assalamu'alaikum warahmatullah. Serentak mereka menjawab.

Rasulullah sangat heran dengan semua itu. Beliau menanyakan pada mereka apa sebabnya. Mereka mengatakan, " Tidak ya Rasulullah. Kami sudah mendengar sejak tadi. Kami memang sengaja, kami ingin mendapatkan salam lebih banyak". Rasulullah melanjutkan, "Pembantumu ini terlambat pulang dan tidak berani pulang sendirian. Sekiranya dia harus menerima hukuman, akulah yang akan menerimanya". Ucapan ini sangat mengejutkan mereka. Kasih sayang Nabi begitu murni, budi pekerti yang utama, yang indah tampak dihadapan mereka. Beliau menempuh perjalanan begitu panjang dan jauh hanya untuk mengantarkan seorang budak yang takut dimarahi majikannya. Lagipula hanya karena terlambat pulang. Bahkan memohonkan maaf baginya pula. Sehingga karena harunya, mereka berkata, "Kami memaafkan dan bahkan membebaskannya. Kedatangannya kemari bersama anda karena untuk mengharap ridha Allah semata". Budak itu tak terhingga rasa terima kasihnya. Bersyukur atas karunia Allah swt dan kebebasannya karena dari Rasulullah saw.

Rasulullah saw pulang dengan hati gembira. Telah bebas satu perbudakan dengan mengharap ridha Allah swt sepenuhnya. Beliau juga tak lupa mendoakan para wanita itu agar mendapatkan berkah dari Allah swt. Semoga semua harta dan turunan serta semoga selalu tetap dalam keadaan iman dan islam. Beliau sibuk memikirkan peristiwa sehari tadi. Hari yang penuh berkah dan karunia Allah swt semata. Akhirnya beliau berujar dengan, "Belum pernah kutemui berkah angka delapan sebagaimana hari ini. Delapan dirham yang mampu mengamankan seseorang dari ketakutan, dua orang yang membutuhkan serta memerdekakan seorang budak". Bagi seseorang muslim yang memberikan pakaian pada saudara sesama muslim, Allah akan memelihara selama pakaian itu masih melekat.

Oleh : Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia



Help file produced by WebTwin (www.webtwin.com) HTML->WinHelp converter. This text does not appear in the registered version.

SEGELAS SUSU

A Glass of Milk

Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual
asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa
beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar. Anak lelaki tersebut memutuskan
untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan
keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak
 jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.
Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut
pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu.
Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya,
" Berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?"
Wanita itu menjawab: "Kamu tidak perlu membayar apapun". "Ibu kami mengajarkan
untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan" kata wanita itu menambahkan.
Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata :" Dari dalam hatiku
aku berterima kasih pada anda." Sekian tahun kemudian, wanita muda tersebut
mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter dikota itu sudah tidak sanggup
menganganinya. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat
dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.
Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar
nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata
dokter Kelly. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumahsakit,
menuju kamar si wanita tersebut. Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui
si wanita itu. Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian
kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk
menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian
khusus pada kasus wanita itu.
Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan...
Wanita itu sembuh !!.  Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk
mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan.
Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan ,
dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien. Wanita itu takut untuk membuka
tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa Ia tak akan mampu membayar tagihan
tersebut walaupun harus dicicil seumur hidupnya. Akhirnya Ia memberanikan diri
untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya
pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi..
"Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu !!" tertanda, DR Howard Kelly.
Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa: " Tuhan, terima kasih,
bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia."
Sekarang terserah anda, Anda dapat mengirimkan pesan cinta ini
kepada orang lain, atau mengabaikannya dan berpura-pura bahwa kisah ini tidak
menyentuh hati Anda.---

LIMA BOLA KEHIDUPAN

SALAM HANGAT........

Motivasi adalah sesuatu yang baik untuk menjadi sukses
selamat membaca.

Go2snd
Sekses Selalu
I-633029
Wresni Catur
------------------------------
5 ( LIMA ) BOLA KEHIDUPAN
------------------------------

Bayangkan hidup sebagai suatu permainan ketangkasan,
dimana kita harus memainkan keseimbangan 5 buah bola
yang dilempar ke udara. Bola-bola tersebut bernama:
Pekerjaan,Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit.

Kita harus menjaga agar ke-5 bola ini seimbang di
udara.
Kita akan segera mengerti bahwa ternyata "Pekerjaan"
hanyalah sebuah bola karet. Jika kita menjatuhkannya
maka ia akan dapat memantul kembali.

Tetapi empat bola lainnya yaitu: Keluarga, Kesehatan,
Teman, dan Spirit, terbuat dari gelas.
Jika kita menjatuhkan salah satunya maka akan dapat
terluka, tertandai, tergores, rusak atau bahkan hancur
berkeping-keping.

Dan ingatlah, mereka tidak akan pernah kembali seperti
aslinya.
Kita harus memahaminya benar dan berusaha keras untuk
menyeimbangkannya.
Bagaimana caranya?

1. Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya
dengan nilai orang lain. Perbedaan yang ada diciptakan untuk
membuat masing-masing diri kita spesial.

2. Jangan menganggap remeh sesuatu yang dekat dihati
kita, melekatlah padanya seakan-akan ia adalah bagian yang
membuat kita hidup, dimana tanpanya, hidup menjadi kurang
berarti.

3. Jangan biarkan hidup kita terpuruk di 'masa lampau'
atau dalam mimpi masa depan.Satu hari hidup pada suatu
waktu berarti hidup untuk seluruh waktu hidupmu.

4. Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat
kita berikan. Tidak ada yang benar-benar kalah sampai kita
berhenti berusaha.

5. Janganlah takut mengakui bahwa diri kita tidaklah
sempurna.
Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang
rapuh untuk mengikat kita satu sama lain.

6. Jangan takut menghadapi resiko. Anggaplah resiko
sebagai
kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi
berani.

7. Jangan berusaha untuk mengunci cinta dalam hidupmu
dengan berkata "tidak mungkin saya temukan".
Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan
memberinya, cara tercepat untuk kehilangan cinta
adalah
dengan menggenggamnya sekencang mungkin,
dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap
tumbuh adalah dengan memberinya 'sayap'.

8. Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari
seseorang adalah kebutuhan untuk merasa dihargai.

9. Jangan takut untuk belajar sesuatu.
Ilmu pengetahuan adalah harta karun yang selalu dapat
kita bawa kemanapun tanpa membebani.

Dan akhirnya...

MASA LALU adalah SEJARAH,
MASA DEPAN merupakan MISTERI,
dan MASA SAAT INI adalah KARUNIA.
Itulah kenapa dalam bahasa Inggris, saat ini
disebut "The Present".


=====
Bila anda berpikir untuk 1 tahu, tanamlah benih
Bila anda berpikir untuk 10 tahuh, tanamlah pohon
Bila anda berpikir untuk 100 tahun, ajarilah orang-orang

KATA-KATA UNTUK MENGINGATKAN KITA

Teka-teki Imam Ghazali
Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya Teka Teki ) :

Imam Ghazali = " Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?"
Murid 1 = " Negeri Cina "
Murid 2 = " Bulan "
Murid 3 = " Matahari "
Murid 4 = " Bintang-bintang "
Iman Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar
adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus
menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan
perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama".

Iman Ghazali = " Apa yang paling besar didunia ini ?"
Murid 1 = " Gunung "
Murid 2 = " Matahari "
Murid 3 = " Bumi "
Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."

Imam Ghazali = " Apa yang palin berat didunia "
Murid 1 = " Baja "
Murid 2 = " Besi "
Murid 3 = " Gajah "
Imam Ghazali = " Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allad SWT meminta mereka menjadi khalifah(pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah."

Imam Ghazali = " Apa yang paling tajam sekali didunia ini "
Murid- Murid dengan serentak menjawab = " Pedang "
Imam Ghazali = " Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini
adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasan saudaranya sendiri "

Imam Ghazali = " Apa yang paling ringan di dunia ini ?"
Murid 1 = " Kapas"
Murid 2 = " Angin "
Murid 3 = " Debu "
Murid 4 = " Daun-daun"
Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat "

Imam Ghazali = " Apakah yang paling dekat dengan diri kita didunia ini?"
Murid 1 = " Orang tua "
Murid 2 = " Guru "
Murid 3 = " Teman "
Murid 4 = " Kaum kerabat "
Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat
dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang
bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185).

Minggu, 27 Maret 2011

RENUNGAN

"Norkhalis M :
Modernime adalah rasionalitas bukanwesternisasi. rasionalitas yang berdimensi pada moral (nilai**) danberpijak pada iman kepada Tuhan YME."

RENUNGAN

Kamu Pemarah ? Mau marah ?
pesanku : 1. Ingatlah kebaikannya 2. Pandangan lihat ke langit 3. Bawa berwudu 
4. Lakukan salat sunah. InsyaAllah kamu kan bisa menahan marah.

Rabu, 23 Maret 2011

Norkhalis M :

"Norkhalis M :

Modernime adalah rasionalitas bukan westernisasi. rasionalitas yang berdimensi pada moral (nilai**) dan berpijak pada iman kepada Tuhan YME."

Abu Yazid Bustami :

"Engkau jangan sampai kagum akan kehebatan seseorang hanya karena dapat melakukan pekerjaan ** besar bahkan sampai terbang sekalipun, tapi engkau boleh kagum kepada orang yang apabila mampu mejaga dirinya selalu berada dalam garis syara' dan mampu menjauhkan diri dari perbuatan yang melanggar syara'."